• Visi

    Visi Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial adalah “menjadi pengelola pendidikan tinggi pekerjaan sosial yang mengembangkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berbasis kewirausahaan sosial dan memiliki keunggulan kompetitif”.

  • Misi

    1. Misi dalam Bidang Pendidikan:
    • Mengembangkan dan melaksanakan kurikulum pendidikan tinggi pekerjaan sosial yang berbasis kompetensi, antisipatif terhadap perkembangan dan kebutuhan masyarakat dan teknologi global.
    • Menyelenggarakan Proses Belajar Mengajar (PBM) bagi mahasiswa dengan terus mengembangkan metode dan media yang efektif dan efisien sesuai dengan kebutuhan kurikulum pendidikan yang dikembangkan.
    • Meningkatkan kualifikasi dan kompetensi dosen, melalui peningkatan pendidikan dan pelatihan.
    • Mengembangkan jiwa kewirausahaan sosial bagi mahasiswa, baik melalui kegiatan kurikuler (praktikum) maupun ekstrakurikuler (kegiatan Program Kreatifitas Mahasiswa dan kegiatan-kegiatan organisasi kemahasiswaan), untuk membentuk mahasiswa yang kreatif, inovatif, dan mandiri, dengan tetap berpijak pada ilmu pengetahuan, keterampilan, dan etika pekerjaan sosial.
    1. Misi dalam Bidang Penelitian

    Mengembangkan berbagai kegiatan penelitian yang menunjang proses belajar mengajar dan pengabdian kepada masyarakat melalui Laboratorium Kompetensi Kesejahteraan Sosial.

    1. Misi dalam Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat

    Mengembangkan berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Laboratorium Kompetensi Kesejahteraan Sosial sebagai wahana pembelajaran sivitas akademika.

  • Tujuan

    1. Dalam bidang pendidikan, tujuan yang ingin dicapai adalah:
    • Terwujudnya kurikulum yang berbasis kompetensi, antisipatif terhadap perkembangan dan kebutuhan masyarakat dan teknologi global yang diakui secara nasional dan internasional.
    • Terciptanya Proses Belajar Mengajar (PBM) yang kondusif bagi mahasiswa dengan terus mengembangkan metode dan media yang efektif dan efisien dengan mengacu pada kurikulum pendidikan yang sudah diwujudkan.
    • Tercapainya kualifikasi dan kompetensi dosen, baik secara kualitas maupun kuantitas.
    • Terbangunnya jiwa kewirausahaan sosial bagi mahasiswa, baik melalui kegiatan kurikuler (praktikum) maupun ekstrakurikuler (kegiatan Program Kreatifitas Mahasiswa dan kegiatan-kegiatan organisasi kemahasiswaan), untuk membentuk mahasiswa yang kreatif, inovatif, dan mandiri, dengan tetap berpijak pada ilmu pengetahuan, keterampilan, dan etika pekerjaan sosial.

    Dari tujuan di atas diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang:

    1. Menguasai pengetahuan pekerjaan sosial meliputi: pengetahuan tentang perilaku manusia dan lingkungan sosial; nilai, prinsip, etika pekerjan sosial; serta kebijakan dan pelayanan sosial di tingkat lokal, nasional, dan internasional.
    2. Memiliki sikap kritis terhadap situasi diskriminatif dan mampu mengambil prakarsa advokasi dan upaya perubahan sosial serta menghormati nilai-nilai kemanusiaan.
    3. Mampu melaksanakan praktik pekerjaan sosial di tingkat lokal, nasional, atau internasional dengan cara menghargai keunikan, hak asasi, dan martabat manusia.
    4. Mampu melaksanakan penelitian pekerjaan sosial dengan menggunakan kerangka teoritik dan praktik pekerjaan sosial dalam upaya memahami permasalahan individu, kelompok, masyarakat, organisasi, di tingkat lokal, nasional, dan internasional.
    1. Dalam bidang penelitian, tujuan yang ingin dicapai adalah menghasilkan penelitian-penelitian bidang kesejahteraan sosial yang berkualitas dan meningkat secara kuantitas. Kegiatan penelitian melibatkan mahasiswa sebanyak mungkin, sebagai media pembelajaran mahasiswa. Hasil dari penelitian dapat digunakan untuk memperkaya bahan ajar serta dimanfaatkan dalam kehidupan bermasyarakat.
    1. Dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, tujuan yang ingin dicapai adalah menghasilkan kegiatan-kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berkualitas dan meningkat secara kuantitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berkualitas tidak sekedar bantuan sosial semata tetapi mengarah pada peningkatan kemandirian masyarakat. Kuantitas artinya dilihat dari jumlah kegiatan pengabdian kepada masyarakat, pelibatan mahasiswa dan dosen, serta pemangku kepentingan.

Profil Prodi Sejarah Visi Misi dan Tujuan Ketua Prodi dan Sekprodi Struktur Organisasi Dosen Staf Prodi Sejarah